Rabu, 20 Januari 2016

Cara mengukur kadar kolestrol

Cara Mengukur Kadar Kolestrol
Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Lemak adalah  salah satu zat gizi yang sangat diperlukan tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lemak adalah salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh.
Dilihat dari struktur kimianya, kolesterol adalah senyawa lemak yang kompleks. Sebagian besar kolesterol yang beredar dalam tubuh manusia dihasilkan dari dalam tubuh (di hati),hingga mencapai 80% dari total kolesterol. Sisanya (20%) diperoleh dari makanan.
Kolesterol terbagi menjadi dua yaitu kolesterol LDL yang mengangkut kolesterol dari hati, tempatnya diproduksi ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Sedangkan HDL mengangkut kelebihan kolesterol dari jaringan dan   membawanya kembali ke hati untuk diproses kembali atau dibuang dari tubuh.
Ada beberapa penyebab kolesterol tinggi diantaranya adalah usia dan jenis kelamin, pola makan, berat badan, kurang bergerak, penyakit tertentu, merokok dan riwayat penyakit keluarga.
Kadar kolesterol di dalam darah sangat penting untuk tetap dipantau. Karena dengan demikian status kesehatan tubuh kita bisa terdeteksi lebih awal sebelum kita mendapatkan sinyal keluhan dari gejala-gejala hiperkolesterol. Kadar kolesterol yang perlu diperhatikan adalah keseimbangan nilai antara kolesterol HDL dan LDL. Sementara untuk Trigliserida sendiri pnting juga diperhatikan untuk terpantau harus diangka yang tetap rendah.
Kadar kolesterol darah bisa dipengaruhi oleh apa yang kita makan. Jika kolesterol yang ada lebih banyak dibanding mekanisme alami tubuh untuk menghadapinya, kolesterol dapat menempel dinding dalam pembuluh darah, membuatnya jadi lebih sempit. Karena digunakan oleh hati untuk memproduksi kolesterol, konsumsi lemak jenuh dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah secara signifikan. Daging merah berlemak dan produk susu merupakan sumber utama kolesterol dan lemak jenuh dari makanan. Selain itu, lemak jenuh yang telah digunakan atau telah digoreng, diasap, diawetkan, atau disimpan, juga tepung telur dan moldly cheese (sering ditemukan pada makanan siap saji), mengandung jumlah oksi-kolesterol yang tinggi dan meningkatkan kadar kolesterol darah.


Pemeriksaan kolesterol bisa dilakukan dengan dua cara yakni melalui pemeriksaan darah di laboratorium oleh tenaga medis atau pemeriksaan sendiri dengan alat pemeriksa kolesterol yang gampang didapatkan di apotek atau toko perlengkapan alat kesehatan.
Meskipun pemeriksaan sendiri dengan alat yang dijual bebas di apotek lebih praktis, namun, tidak sedikit terjadi ketidakcocokan hasil dengan pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium kesehatan.
Pada alat periksa praktis, hanya menyajikan hasil akhir berupa total kolesterol. Padahal total kolesterol biasanya terdiri atas dua faktor penting yaitu LDL dan HDL yang memiliki fungsi serta pengaruh yang berbeda pada tubuh. Oleh sebab itu, banyak dokter menyarankan pasien untuk memeriksakan kolesterolnya di laboratorium kesehatan.
Tes kolesterol yang bisa dilakukan di rumah biasanya hanya untuk mengukur kadar lemak total dalam darah saja, walaupun ada juga beberapa alat tes yang sudah dilengkapi untuk mengukur kadar kolesterol baik (High Density Lipoprotein atau HDL) dan kadar LDL (Low Density Lipoprotein atau kolesterol jahat).
  • CardioCheck PA
CardioChek PA adalah alat pemeriksaan kolesterol portable dengan beragam macam pilihan test strip yang dapat digunakan. Dengan total tujuh macam pemeriksaan yang dapat dilakukan:
  1.   Total cholesterol
  2.   HDL cholesterol
  3.   LDL cholesterol
  4.   Triglycerides
  5.   Ketone
  6.  Glucosa
  7.  Creatinine
  • PersiapanPasien
Berikan pijatan ringan pada tangan pasien dari pangkal tangan mengarah keujung jari atau rendam di air hangat untuk beberapa saat guna memperlancar aliran darah di tangan pasien yang akan mempermudah dalam pengambilan sempel darah pasien.
  • LanjutanPersiapan
  1. Hidupkan alat dengan salah satu tombol pada alat. Setelah selesai booting, layar akan menampilkan“INSTAL MEMOCHIP”
  2. Setelah itu layar akan menampilkan nomor LOT. Pastikan nomor tersebut adalah sama dengan yang tertera pada botol strips. Layar lalu akan menampilkan “INSERT TEST STRIP”
  3. Layar lalu akan menampilkan“APPLY SAMPLE”. Anda memiliki waktu 3 menit untuk mengambil darah dan mengaplikasikanya ke test strip.
  • Pengambilan sample
  1. Siapakan lancing device atau safety lancet yang akan anda gunakan. Atur kedalaman 4-5 pada pen-lancet untuk pemeriksaan Lipid Panel karenadiperlukan 40ul sample darah.
  2. Bersihkan tangan pasien secara menyeluruh dengan alkohol swab, udapkan alkohol swab searah dari pangkal tangan keujung jari seperti pada saat pemijatan untuk sterilisasi yang baik.
  3. Bendungkan darah diujung jari dan tempelkan ujung lancet kearea penusukan agar tidak terlalu tengah atau menyamping. Lalu lakukan penusukan.
  4. Bentuk bulatan kecil tetesan darah lalu buang tetesan darah yang pertama dengan tissue kering atau kasasteril.
  • LanjutanPengambilan sample
Ambil sample darah dengan menggunakan pipet yang disediakan. Ukuran pipet sudah disesuikan dengan kebutuhan masing-masing test strip, 40ul untuk lipip panel.  Pipet akan berhenti mengambil darah saat banyaknya sample sudah berada di batas garis pada pipet.
  • PembacaanHasil
Setelah Sample darah diteteskan akan menampilkan “TESTING” hasil akan muncul setelah 1-2 menit . Diperlukan 2 menit untuk pemeriksaan Lipid Panel.
Cara Perawatan
    1. Alat
  1. Test Strip
  • Simpan Test Strip padasuhu 20″C – 30″C.
  • Jangan biarkan  terjemur dan jangan didinginkan.
  • Jangan simpan Memo Chip didalam botol strip karena dapat menggores dan merusak reagen. Tetap simpan Memochip beserta botol test strips didalam kotaknya.
  • Jangan biarkan botol tes trip terbuka terlalu lama, cepat tutup kemblai setelah pengambilan strip.
  • Jangan buang pengering didalam botol.
  • Umurtes strip hanya 3 bulan setelah dibuka, catat tanggal pembukaan botol.

Pertimbangan lain :
Tapi pengukuran kolesterol melalui jari ini cukup efektif untuk memantau atau sekedar mengetahui kadar kolesterol yang dimiliki. Meski pada jangka waktu tertentu tetap diperlukankan pemeriksaan darah melalui laboratorium.
Kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan sirkulasi darah yang buruk. Mengetahui kadar kolesterol dalam darah adalah upaya pencegahan dari penyakit tersebut.
http://www.alodokter.com/wp-content/uploads/2015/07/Pentingnya-Mengetahui-Tingkat-Kolesterol-Normal-Alodokter.jpg
tetapi, tingkat kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan buruknya sirkulasi darah. Pemeriksaan kolesterol dalam darah berguna untuk mendeteksi risiko.
Bila Anda merokok, memiliki berat badan yang berlebih, tekanan darah tinggi, mengidap diabetes dan ada keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung, sebaiknya mulai melakukan pemeriksaan sejak usia 20 tahun.
tetapi, jika Anda tidak merokok dan tidak mengidap penyakit-penyakit tersebut pemeriksaan dapat dimulai sejak usia 35 tahun. Jika hasilnya normal, Anda dapat kembali mengeceknya setiap 5 tahun sekali. Tapi, jika  Anda memiliki tingkat kolesterol tinggi, sebaiknya pemeriksaan dilakukan lebih sering. Terlebih, jika Anda mengidap penyakit diabetes, jantung dan gangguan ginjal.
Ateroma  merupakan pemicu penyakit jantung yang dikenal juga sebagai ateroklerosis atau pengerasan pembuluh darah. Ateroma adalah plak lemak yang menumpuk di dinding arteri pembuluh darah. Setelah berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, plak tersebut menebal dan meluas. Pada saat itulah, pembuluh darah tersumbat dan membuat aliran darah tidak lancar. Kondisi ini dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, atau masalah serius lainnya.


Tingkat kolesterol setiap orang berbeda-beda, tergantung pada apa yang  dikonsumsinya. Selain itu, setiap orang dapat memiliki tingkat kolesterol yang berbeda pula meski mengosumsi makanan yang sama. Pada beberapa orang, kolesterol tinggi bisa hanya disebabkan oleh faktor keturunan
Berikut ini kadar normal untuk jenis-jenis kolesterol yang ada dalam darah.
Kolesterol baik
Semakin tinggi tingkat kolesterol baik atau HDL, maka akan semakin baik untuk kesehatan. Ini karena HDL melindungi dari penyakit jantung. Tingkat HDL minimal 60 mg/dL atau lebih dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Sebaliknya, tingkat HDL kurang dari 40 mg/dL justru menaikkan risiko penyakit jantung.
Kolesterol jahat
Karena sifatnya yang jahat, LDL atau kolesterol jahat sebaiknya berada pada tingkat yang rendah atau dapat ditoleransi tubuh, yaitu kurang dari 100 mg/dL. Jumlah LDL 100-129 mg/dL dapat dikatakan sebagai ambang batas toleransi. Jika melebihi  jumlah tersebut kolesterol jahat dapat  menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti ateroma, penyakit jantung, dan stroke.
Trigliserida
Lemak ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Jadi, semakin rendah tingkat trigliserida, maka akan semakin baik untuk kesehatan. Jumlah trigliserida 150-199 mg/dL dapat dikatakan berada pada ambang batas tinggi, dan jumlah 200 mg/dL atau lebih termasuk tingkat trigliserida tinggi. Sebagian orang memerlukan perawatan jika memiliki kadar trigliserida pada kedua level tersebut.
Kolesterol total
Kolesterol total merupakan gabungan dari jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat, dan trigliserida dalam setiap desiliter darah. Biasanya, dengan melihat kadar kolesterol total dan HDL saja sudah dapat menggambarkan kondisi umum kadar kolesterol Anda. Namun, jika kolesterol total berjumlah 200 mg/dL atau lebih, atau HDL kurang dari 40 mg/dL, Anda  perlu melakukan pemeriksaan kolesterol lengkap yang mencakup LDL dan trigliserida.
Kadar kolesterol yang kurang dari 200 mg/dL masih bisa ditoleransi. Jumlah kadar kolesterol 200-239 mg/dL sudah masuk pada ambang batas tinggi. Jika jumlahnya mencapai 240 mg/dL atau lebih termasuk tingkat kolesterol tinggi.
Makanan yang Diperlukan
Berikut ini beberapa jenis makanan yang dapat Anda konsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
  • Ikan seperti ikan sarden, makerel, salmon, dan tuna, kaya akan kandungan omega 3 yang baik untuk jantung.
  • Oatmeal, kaya akan serat larut yang dapat menurunkan tingkat kolesterol jahat. Dalam sehari, Anda setidaknya  memerlukan 5-10 gram  serat larut. Satu setengah cangkir oatmeal yang telah dimasak mengandung sekitar 6 gram serat. Anda dapat menambahkan buah di atas bubur oatmeal untuk memperkaya rasa.
  • Kacang-kacangan seperti almond, pistachio, hazelnut, dan lainnya dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Anda dapat mengganti makanan berlemak seperti keju dan daging dengan kacang-kacangan.
  • Minyak zaitun, mengandung antioksidan yang dapat menurunkan tingkat kolesterol jahat. Gunakan dua sendok makan minyak zaitun dalam sehari untuk salad atau masakan Anda.

Menjaga asupan makanan bergizi demi membatasi kadar kolesterol buruk memang bagus, tetapi langkah untuk menjalani pola hidup sehat juga sama pentingnya. Mulailah hentikan kebiasaan-kebiasaan lama yang buruk, seperti merokok dan mengonsumsi minuman keras. Sebaliknya, mulai biasakan diri untuk berolahraga secara rutin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar